Literasi Digital dan Keuangan
Literasi Digital dan Keuangan

Literasi Digital dan Keuangan

Rabu, 26 Februari 2025 – Perpustakaan Nishikoren Skapenta SMK Penerbangan AAG Adisutjipto Yogyakarta menggelar kegiatan seminar bertajuk ” Seminar Literasi Digital dan Keuangan: bijak kelola keuangan dengan financial literacy” di Ruang Pertemuan SMK Penerbangan AAG Adisutjipto pada pukul 08.00 – 10.00 WIB. Kegiatan berkonsep seminar interaktif ini bekerjasama dengan Bank Indonesia Kpw DIY sekaligus sebagai narasumber tunggal dalam kegiatan ini yang diwakili oleh Bapak Abiyogra Gibran Divisi Fungsi Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia DIY. Dalam paparanya disampaikan bahwa “Pertumbuhan keuangan digital sekarang ini sangat cepat, bahkan ada keuangan yang memberikan pinjaman secara online. Disini kita harus mengetahui jenis-jenis keuangan digital serta keamanan dalam penggunaannya. Jangan sampai kita ceroboh dalam pemanfaatanya sehingga akan memberikan dampak buruk bagi kita”. Hal itu merujuk dengan banyaknya tindakan yang kurang bijak dengan melakukan pinjaman online, namun tidak dapat mengansur dengan tertib, sehingga mengakibatkan terjerat kasus pinjaman online. Hal itu terjadi karena adanya iming-iming kemudahan-kemudahan mengajukan pinjaman online. Sehingga masyarakat yang kurang bijak dan minim literasi terhadap keuangan digital akan mudah tergoda dengan iming-iming tersebut.

Keuangan digital sekarang ini sudah banyak macamnya seperti Gopay, OVO, Shopee Pay, seabank (bank digital) dan lain sebagainya. metode pembayaran yang digunakan juga mudah tinggal transfer melalui aplikasi ataupun dengan cara scan Barcode QR. Bahkan dari aplikasi mobile banking juga dapat dioperasikan dengan metode scan Barcode QR (QRIS/Quic Response Code Indonesia Standard). Standar QRIS ini bisa digunakan oleh semua Bank yang ada di Indonesia. Selain itu, disampaikan juga untuk mengelola keuangan secara dini bisa dengan menabung, ataupun investasi yang minim resiko bagi pemula.

Dari kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi dapat melakukan tindakan-tindakan preventif agar lebih bijak dalam melakukan transaksi secara online. Sehingga siswa dapat terhindar dari kegiatan yang yang merugikan diri sendiri, khususnya dalam finansial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *